Mengenal Generasi X, Y, dan Z

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Mengenal Generasi X, Y, dan Z

@FauziTMG
Generasi adalah sekelompok individu yang mengalami peristiwa – peristiwa yang sama dalam kurun waktu yang sama pula. 

Menurut Kupperschmidt (2000) (dalam Putra, 2016) Generasi adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan tahun lahir, umur, lokasi dan juga pengalaman historis atau kejadian-kejadian dalam individu tersebut yang sama yang memiliki pengaruh seignifikan dalam fase pertumbuhan mereka.

Dalam perkembangannya, masyarakat yang lahir diantara tahun 1930 hingga tahun 2010 dikelompokkan menjadi 3 generasi; Generasi X, Generasi Y, dan Generasi Z.

Mengenal Generasi X
Generasi X adalah generasi yang lahir pada 1930 sampai 1980, yakni tahun-tahun awal dari perkembangan teknologi dan informasi seperti penggunaan PC (personal Computer), video games, TV kabel dan internet. 

Generasi X ini mampu beradaptasi dan mampu menerima perubahan dengan cukup baik sehingga dapat dikatakan sebagai generasi tanggung, yang memiliki karakter.

Ciri/Karakteristik Generasi X: 
Generasi X biasanya memiliki banyak akal, independen, dan butuh kenyamanan emosional. Selain itu, mereka lebih suka sesuatu yang informal. Pada umumnya, generasi ini mempunyai kemampuan usaha/berdagang dibandingkan generasi sebelumnya maupun sesudahnya.

Generasi Y cenderung menginginkan kehidupan antara pekerjaan dan personal yang balance, mengembangkan kesempatan yang dipunyai, menyukai hubungan pekerjaan yang positif, bebas, dan punya ruang untuk berkembang.

Mengenal Generasi Y (Generasi Melenial)
Generasi Y merupakan generasi masyarakat yang lahir antara tahun 1980 hingga 1995. Mereka dikenal dengan sebutan generasi mellenial atau milenium. Generasi Y ini banyak menggunakan teknologi komunikasi instant seperti email, SMS, instant messanging dan lain-lain. Hal ini dikarenakan generasi Y merupakan generasi yang tumbuh pada era internet booming (Lyons, 2004) (dalam Putra, 2016). 

Tidak hanya itu saja, generasi Y ini lebih terbuka dalam pandangan politik dan ekonomi, sehingga mereka terlihat sangat 
reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya.

Ciri/Karakteristik Generasi Melenial
Generasi Y atau lebih sering disebut sebagai generasi melenial lebih berkomitmen terhadap perusahaan, pekerjaan merupakah salah satu prioritas, tapi bukan prioritas utama, menyukai peraturan yang tidak berbelit-belit, menyukai keterbukaan dan transparansi. Dalam pekerjaan, team orientation fokusnya. 

Selain itu, generasi Y menyukai feedback dan juga suka tantangan baru yang menantang yang membuat diri mereka harus pushed their limits.

Mengenal Generasi Z
Generasi Z merupakan generasi yang lahir pada kisaran tahun 1995 hingga 2010. Mereka adalah paling muda yang baru memasuki angkatan kerja. Generasi ini biasanya disebut dengan generasi internet atau Igeneration. Generasi Z lebih banyak berhubungan sosial lewat dunia maya. 

Sejak kecil, generasi ini sudah banyak dikenalkan oleh teknologi dan sangat akrab dengan smartphone dan dikategorikan sebagai generasi yang kreatif.

Ciri/Karakteristik Generasi Z: 
Generasi Z cenderung lebih menyukai kegiatan sosial dibandingkan generasi sebelumnya, lebih suka di perusahaan start up, multitasking, sangat menyukai teknologi dan ahli dalam mengoperasikan teknologi tersebut.

Selain itu, Generasi Z disinyalir juga peduli terhadap lingkungan, mudah terpengaruh terhadap lingkungan mengenai produk ataupun brand. Disisi lain, mereka pintar dan mudah untuk menangkap informasi secara cepat.

Perbedaan Antar Generasi X, Y, dan Z
Perbedaan karakteristik yang paling signifikan antara generasi X, Y dan Z adalah penguasaan informasi dan teknologi. Bagi generasi Y dan Z, informasi dan teknologi adalah hal yang sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka, karena mereka lahir dimana akses terhadap internet sudah menjadi budaya global, sehingga berpengaruh terhadap nilai dan pandangan tujuan hidup mereka. 

Pada tahun ini, rata-rata di dunia pendidikan, generasi yang paling banyak sedang menempuh jenjang perkuliahan adalah generasi milenial. Dimana generasi milenial biasanya menyukai sesuatu yang out of the box, sangat suka tantangan dan penghargaan. 

Mereka cenderung overconfidence, berani mengungkapkan pendapat, baik langsung ataupun lewat media sosial. 

Generasi ini (milenial) tumbuh seiring dengan munculnya berbagai terobosan baru dalam teknologi komunikasi, dari mulai SMS, E-mail, aplikasi Instant Messaging seperti BBM, Whatsapp, Line, dan berbagai bentuk komunikasi tertulis lainnya. 

Bentuk komunikasi tertulis dirasa lebih nyaman dan tepat oleh generasi milenial. Generasi milenial juga cenderung menciptakan lingkungan kuliah, kerja dan percakapan sehari-hari yang tidak terlalu formal. 

Hal ini menunjukkan bahwa milenial lebih menyukai semua bentuk komunikasi yang lebih bersahabat dan nada bicara yang lebih akrab.

Source:
Cornelly, Bill., (2018). Rule No. 1 For Dealing With Millennials In The Workplace. Diakses dari https://www.forbes.com/sites/billconerly/2017/12/27/rule-number-one-for-dealing-with-millennials-in-the-workplace/#728f738f5c6f

Jensen, G., (2017). How to Manage Millennials: 8 Ways to Do it Right. Diakses dari https://guthriejensen.com/blog/8-steps-to-manage-millennials/

(2015). The Generation Guide - Millennials, Gen X, Y, Z and Baby Boomers. Diakses dari http://fourhooks.com/marketing/the-generation-guide-millennials-gen-x-y-z-and-baby-boomers-art5910718593/

Peter., (2015). 9 Powerful Tips for Communicating Better With Millennials. Diakses dari https://www.inc.com/peter-economy/9-powerful-tips-for-communicating-better-with-millennials.html